KKN Kolaboratif 100 Bersama Perangkat Desa Membantu Penyaluran Bansos Ganda di Lima Dusun di Desa Gumelar, Balung, Jember
Jember, Sabtu 19 juli 2025 – Sejak pukul 06.00 pagi, Balai Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, sudah dipadati warga yang antre dengan tertib untuk menerima bantuan sosial (bansos) berupa beras. Penyaluran berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, memastikan seluruh warga mendapatkan giliran. Bansos kali ini bersifat ganda, mencakup dua periode sekaligus, yaitu periode dibulan Juni dan Juli 2025, karena sebelumnya pasca lebaran bansos tersebut sempat tertunda. Kini, bantuan sosial yang akhirnya tiba di tangan penerima manfaat, membawa rasa lega dan syukur bagi banyak warga. Pembagian bansos dilakukan di balai desa secara bergiliran berdasarkan antrian agar tidak terjadi penumpukan. Setiap keluarga penerima manfaat membawa undangan resmi dan identitas diri untuk proses vertifikasi.
Sementara itu, warga penerima juga menyampaikan rasa syukur. “Terima kasih, akhirnya bantuan turun juga. Ini sangat membantu kebutuhan dapur kami,” kata Ibu Siti, warga Dusun Krajan Kidul yang menerima bansos. Rasa syukur terlihat di wajah warga, sebagian dari mereka langsung membawa pulang beras untuk memenuhi kebutuhan dapur sementara yang lain merencanakan penggunaannya untuk keperluan mendatang. Sebanyak 583 warga penerima bantuan sosial hadir secara bergiliran, sehingga suasana balai desa tampak ramai namun tetap tertib. Banyak yang saling berbincang ringan sambil menunggu giliran, berbagi kabar terbaru dan rasa lega karena akhirnya bantuan turun.
Suasana di balai desa terasa hangat, penuh dengan sapaan akrab dan tawa kecil yang mencairkan antrean panjang sejak pagi. Selain perangkat desa, Mahasiswa KKN Kolaboratif 100 juga ikut membantu jalannya pembagian dengan mengatur antrean, pendataan warga penerima bantuan sosial serta membantu lansia yang kesulitan membawa beras. Kolaborasi ini membuat proses lebih tertib dan efisien. Dengan pembagian bansos ganda ini, pemerintah desa berharap penyaluran berikutnya berjalan lebih lancar dan tepat waktu. Pembagian beras bansos sejak pagi hingga sore ini menjadi bukti komitmen negara melalui desa terhadap warganya. Meski sempat tertunda, bantuan tetap tersalurkan tepat sasaran, meringankan kebutuhan sehari-hari dan memberi rasa lega bagi penerima manfaat.